Lihat Buku Tamu

Berikut ini adalah isian dalam buku tamu kami

Cari isian buku tamu - Menulis Buku Tamu

# Tampilan 

purwaningsih
26-11-2008,

mencari ikhwah sragen
dalem ikhwah sragen yang ada di kota bogor. mencoba mencari ikhwah lain asal sragen yang tersebar di pelosok nusantara. mohon hubungi nomor telp 0251-9211697 atau 0251-8420368.ato kirim email ke ummu.askarauza@yahoo.com. buat akh agus (alumni stan ) dan akh wisnu wijaya adi putra (alumni gajah tunggal).khaifa haluk? gimana dengan proyek dakwah jabotabek? Semoga ALLOH SWT memberi kekuatan penuh menyongsong pemilu 2009.ALLOHU AKBAR!

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

syabab
25-11-2008,

introspeksi yuk
Buat kader sejati, jangan terus-terusan merasa difitnah, lebih baik introspeksi. Kasus Pilkada karanganyar misalnya. Kenapa PKS mendukung incumbent yang punya kebiasaan klenik. Kalo setiap malam jum'at beserta bawahan yang sepaham sang bupati lepas jilbab tinggal pake kemben, kungkum di pantai parangkusumo. Bukankan ini praktek syirik, jadi itung-itungannya jangan cuma menang kalah, harusnya juga masalah benar dan salah.

Rifai Yusuf
24-11-2008,

Alamat DPC PKS Semarang Timur
Assalamualaikum,wr.wb Saya mau minta alamat kantor DPC PKS Kecamatan Semarang Timur.Mohon bantuannya.Allahuakbar!!!!! Wassalamualaikum,wr.wb

Fajri Al Banna
22-11-2008,

Kunjungi DPC PKS Margadana Tegal
Kunjungi DPC PKS Margadana Tegal di pksmargadana.wordpress.com jazakumullahu khairan

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya Beranda

Fajri Al Banna
22-11-2008,

Untukmu Kader Dakwah
"Jangan sampai kader tarbiyah dibenci gara-gara orientasi kekuasaan" (Syeikh Tarbiyah Rahmat Abdullah alm.)

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya Beranda

Fajri Al Banna
22-11-2008,

PKSku sayang...
Langkah Kuda PKS Tidak ada yang berani memakai Bung Karno sebagai simbol perjuangan, selain partai-partai yang berhaluan nasionalis. Tapi ini, partai yang berasaskan Islam, berani mengambil simbol itu. Ada foto tokoh Islam terkenal Ahmad Dahlan. Lalu disusul dengan foto Bung Karno dengan slogannya: saya budak untuk rakyatku. Itulah iklan tv yang saya lihat beberapa hari terakhir ini. Menurut Anda, kira-kira iklan ini milik siapa? Tepat sekali, Anda sama dengan saya. Ketika pertama kali melihatnya, saya menduga ini adalah iklan LSM atau iklan pemerintah atau iklan partai politik yang berhaluan nasionalis. Nyatanya saya salah. Ini adalah iklan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam menyambut 80 tahun Sumpah Pemuda. Bung Karno, selama ini, adalah ikon kaum nasionalis, terutama PDI-P. Tidak ada yang berani memakai Bung Karno sebagai simbol perjuangan, selain partai-partai yang berhaluan nasionalis. Tapi ini, partai yang berasaskan Islam, berani mengambil simbol itu. Apakah yang ingin dicapai PKS dengan iklan ini? Sulit untuk menghindari kesimpulan ini: PKS ingin mengambil hati pemilih nasionalis, dan itu sejak beberapa waktu terakhir ini, PKS memang mencoba merapat dengan kalangan nasional, minimal dengan PDI-P. PKS tampaknya ingin menggabungkan dua golongan yang paling berpengaruh dalam politik Indonesia: Islam dan nasionalis. Partai ini kentara sekali ingin memperlebar basis pemilihnya dan keluar dari stigma sebagai partai Islam yang eksklusif. Contoh lain yang mendukung kesimpulan ini adalah pelaksanaan dialog kebudayaan dalam menyambut 80 tahun Sumpah Pemuda yang mengundang penyanyi papan atas: Ahmad Dhani dari Dewa, Giring dari Nidji, dan Kikan dari Coklat. PKS seperti ingin memberi kesan bahwa lagu pop juga akrab di telinga partai Islam ini. Dalam kunjungan Presiden PKS Tifatul Sembiring dan sejumlah pejabat partai ini ke redaksi Liputan 6 SCTV beberapa waktu lalu, saya menangkap kesan partai ini memang ingin sekali mengembangkan citra baru sebagai partai inklusif. Tapi apa yang dilakukan PKS ini bukannya tanpa risiko. Partai ini bisa ditinggal pemilih fanatiknya yang masih memandang orang luar sebagai bukan angggota kelompok atau masih sulit untuk melihat partainya terlalu ngepop. Pemilu akan membuktikan apakah langkah yang bisa disebut sebagai langkah kuda ini memberikan sumbangan berarti pada perolehan suara kelak. (Rahman Mangunsara, diambil dari www.pk-sejahtera.org)

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya Beranda

Tamu
21-11-2008,

Web Site gk di Update
Assalamu'allaikum, kok web site-nya gak di update ya? berita terakhir sj bulan oktober...apa gak ada berita sama sekali? :-)

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

bowo
20-11-2008,

makin moderat aja
saya suka PKS makin ke tengah ideologinya. sebab saya yakin makin lama makin ke kiri. Sudah berani masukin budiman sujatmiko sebagai penerima award, mudah-mudahan gak mulai lupa sama usatadz. Tapi jangan bawa-bawa Natsir lah, soalnya dia kan dah diaku ma PBB, mending gak pa-pa kita jujur nyebarin poster Hasan Al Banna sama Sayyid Quthub.

Kartina Anggraini
19-11-2008,

Akhwat
Bismillah

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

simas
19-11-2008,

PKS pasti menang
salam kenal buat semua saudara - saaudaraku kader PKS. saat ini kita2 masih disibukkan persiapan pemilu, berarti kita merti optimalkan usaha kita untuk bisa membantu partai memperbaiki kondisi negara kita. AllahuAkbar!!!!

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
<<  < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next >  >>
Hasil 11 - 20 dari 162

Powered by Jambook by Olle Johansson from JX Development