| PKS rekap hasil suara dari form Model C |
|
|
|
| Ditulis Oleh Tim Humas | |
| Jumat, 10 April 2009 | |
|
Semarang- Hasil penghitungan sementara PKS Jateng hingga jumat sore menempatkan PKS ddi posisi ke 3 setelah Demokrat dan PDIP. Penghitungan ini merupakan penghitungan yang valid berdasarkan hasil di lapangan karena di setiap ranting mengumpulkan hasil rekapan dari TPS kemudian langsung diinput ke sistem IT PKS
“Setelah saksi selesai melaksanakan tugasnya di TPS dan mendapatkan form model C dari KPPS, kemudian dikumpulkan di setiap ranting dan pengurus ranting merekap dan kemudian memasukkan data tersebut ke sistem IT” ujar Sri Praptono, Sekum DPW PKS Jateng.
Ia menambahkan bahwa ini data yang PKS masukkan adalah data valid. Jadi tidak terburu-buru, yang penting hasilnya benar. Hingga saat ini yang masuk baru 982 tps se-Jateng dari 70 ribuan TPS yang ada. PKS mendapatkan 11,4 % di posisi ketiga setelah Demokrat 23,7 % dan PDIP 23,3 %.
Sementara itu di tempat terpisah, Ketua DPW PKS jateng, Arif Awaludin mengatakan apapun hasilnya kita semua harus lapang dada dan tetap terus mengawal proses ini hingga selesai. “Saat ini surat suara dan hasil rekapan yang tertahan dikelurahan, harus dikawal dengan ketat oleh aparat kepolisian dan juga kita semua harus ikut mengawasi.Besok ketika penghitungan di tingkat kecamatan saksi-saksi setiap partai harus ikut mengawal penghitungan tersebut. Agar kita semua mengetahui perkembangan dan meng-crosscheck bersama. Sehingga validasi hasil tersebut dapat kita ketahui bersama. Jangan gembar-gembor diluar, tanpa ikut mengawal pesta demokrasi ini” ujarnya panjang lebar.
SALAH REKAP Saksi PKS menemukan kesalahan penghitungan di TPS. Ketika terdapat pemilih yang mencontreng di Gambar Partai dan Nama Caleg, ternyata oleh petugas KPPS menuliskan tanda turus 2 x, pada kolom partai 1 x dan nama caleg 1x. Sehingga partai tersebut mendapat 2 suara. Padahal seharusnya hanya mendapat 1 suara pada kolom caleg. Hal ini baru diketahui saksi PKS setelah berkoordinasi dengan tingkat struktur diatasnya. KPPS pun tidak mengetahui permasalahan ini. “Kita tidak tahu, tentang hitungan ini”ujar solikin, saksi PKS di wilayah Dapil 1 (Semarang barat-selatan).
Karena hasil rekap sudah terlanjur disegel dan dikumpul ke kelurahan. Harapan yang tersisa adalah dilakukan penghitungan kembali di kecamatan. Dengan saksi-saksi partai dan petugas PPK yang benar-benar paham dengan aturan.(q) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





