Hadi Santoso, Aleg FPKS Jawa Tengah
Semarang, Pelita- Rencana pemerintah menaikkan harga beras untuk rakyat miskin (raskin) dari Rp1.600 menjadi Rp2.000 per kilogram adalah kebijakan yang tidak mencerminkan keberpihakan pada rakyat miskin.
‘’Adanya rencanya dinaikkannya harga raskin sebesar Rp400/kg pada tahun 2012. Saya menolak dengan tegas sehingga kami menolak rencana ini. Jadi kebijakan ini akan semakin menjerat leher rakyatmiskin. Rp400 adalah sangat berarti bagi mereka,” ujar Anggota Komisi B DPRD Jateng Hadi Santosa di Semarang, kemarin.
Politisi dari PKS ini mengatakan, kronologis akan adanya rencana naiknya harga raskin tersebut, karena terkait dengan besaran subsidi yang akan dikeluarkan pemerintah juga menurun, yaitu dari Rp15,3 triliun pada tahun 2011 ini menjadi Rp14,1 triliun pada tahun 2012 mendatang.
Menurutnya, meski jumlah subsidi menurun seharusnya harga raskin juga tidak perlu naik. Karena selama ini pemerintah selalu menggembar-gemborkan diri bahwa jumlah angka kemiskinan setiap tahunnya mengalami penurunan, seiring dengan semakin membaiknya perekonomian. Jika apa yang di-katakan itu benar, maka harga raskin tidak perlu naik meski subsidinya menurun.
“Inilah anehnya, meski pemerintah terus mengklaim jumlah rumah tangga miskin (RTM) menurun, namun data RTM penerima raskin tidak pernah berubah sejak tahun 2008. Bahkan, ada kasus beberapa orang yang sudah meninggal dunia masih tercatat mendapat raskin,” katanya.
Dengan kondisi ini, Hadi meminta kepada pemerintah untuk melakukan update data RTM penerima raskin. Dari data tersebut, akhirnya bisa menentukan kebijakan soal jumlah subsidi dan harga raskin tanpa membebani penerima raskin. (ck-228)
Sumber: Pelita Online
( Tim PKS Jateng Online )
KUDUS - Meski rata-rata berusia diatas 40 tahun, sebanyak 194 kader PKS se-Jawa tengah antusias mengikut Mukhoyyam Pandu…
Ikuti... Jalan Sehat SEJAHTERA yang diadakan DPD PKS Sukoharjo yang insyallah akan diadakan pada : Ahad, 27 Mei 2012 | Alun-alun…
Setelah ulama Salafi Mesir Syaikh Muhammad Hassan mengatakan bahwa gerakan Salafi dan Ikhwanul Muslimin dapat membentuk…
Salah seorang tokoh komunitas Salafi Yaman, Dr. Aqil Al Miqthari, menegaskan bahwa pihaknya akan mendirikan partai politik,…
INILAH.COM, Jakarta - Dukungan terhadap pasangan Hidayat Nur Wahid (HNW)-Didik J Rachbini (DJR) digulirkan Joko Widodo.…