Parlementaria
20 Desember 2011 | 12:36 wib Home » Parlementaria » Detail

Jelang Rolling Komisi, DPRD Memanas


image

Drs Fikri Faqih, MM

 SEMARANG- Reposisi antarkomisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng sebentar lagi akan dilakukan. Hal itu membuat situasi di Gedung Berlian memanas.

Kabar yang santer beredar di kalangan Dewan, sejumlah legislator sudah melakukan koalisi serta lobi-lobi untuk mengisi jabatan yang kosong, termasuk kursi empuk pimpinan komisi.

Ketentuan mengenai pergantian jabatan pimpinan komisi bisa dilakukan setelah setengah periode atau 2,5 tahun tercantum dalam PP 16/2009 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD serta Keputusan DPRD No 2/2009.

’’Ya sesuai ketentuan memang bisa untuk penyegaran. Kalau sudah setengah periode itu, sangat memungkinkan, tapi semua tergantung usulan fraksi,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Jateng Bambang Sadono usai sidang paripurna di Gedung Berlian, Senin (19/12).

Wakil Ketua DPRD Abdul Fikri Faqih menjelaskan, ketentuan pergantian di tubuh komisi bisa memiliki sisi positif ataupun negatif. Segi baiknya, legislator bisa menguasai lebih dari satu bidang komisi.

Namun, jika dilihat dari sisi kinerja tahun pertama atau kedua, anggota Dewan bisa jadi masih berupaya mendalami dan melakukan aksinya, maka langkah ini akan terputus jika terjadi perpindahan kursi. ’’Seandainya ada potensi negatif, seperti kekhawatiran terjadinya kolusi dengan eksekutif, maka dengan rolling ini juga menjadi terputus. Itu sisi positifnya, tapi ya harus belajar dari awal lagi jika memang ada pergeseran (komisi),’’ kata Fikri.

Rebutan

Dari sejumlah sumber internal Dewan, beberapa jabatan yang kosong memang menjadi incaran. Sebut saja, kursi wakil ketua Komisi B yang dulu diisi Muh Haris dari PKS yang menjadi Wakil Wali Kota Salatiga, lalu wakil ketua Komisi E yang dijabat Hendi Hendrar Prihadi (Wakil Wali Kota Semarang) dari PDIP serta wakil ketua Komisi C dulu dijabat oleh Muhajir M Ardiyan almarhum dari PPP.

Kursi ketua komisi pun dikabarkan juga bakal menjadi rebutan, seperti di Komisi B dan Komisi C. Inilah yang membuat situasi di gedung Dewan semakin memanas. Sebab, sejumlah pihak yang berkepentingan sudah ancang-ancang melakukan pendekatan untuk memuluskan langkahnya itu.

Ketua Fraksi PAN DPRD Jateng Khafid Sirotudin berpendapat, perubahan keanggotaan komisi juga bisa berimplikasi pada struktur pimpinannya. Semua ini sangat bergantung pada usulan fraksi-fraksi yang berjumlah sembilan. Untuk itulah diperlukan komunikasi politik lintas fraksi guna menata pimpinan komisi secara proporsional. Masing-masing fraksi dalam komisi perlu melihat aspek kapabilitas dan latar belakang anggotanya. ’’Fraksi juga harus melihat seperti apa kompetensinya,’’ katanya. (J14,J17-71)

Sumber: Suara Merdeka

( Royce Wijaya, Modesta Fiska )

UPDATE

18 Mei 2012 | 23:52 wib
Kemah PKS

194 Kader PKS berusia Lanjut, Antusias mengikuti Perkemahan PKS

image KUDUS - Meski rata-rata berusia diatas 40 tahun, sebanyak 194 kader PKS se-Jawa tengah antusias mengikut Mukhoyyam Pandu…


18 Mei 2012 | 23:01 wib
Milad PKS

Jalan Sehat Sejahtera SUKOHARJO

image Ikuti... Jalan Sehat SEJAHTERA yang diadakan DPD PKS Sukoharjo yang insyallah akan diadakan pada : Ahad, 27 Mei 2012 | Alun-alun…


17 Mei 2012 | 14:35 wib
Kabar Internasional

Koalisi Ikhwan – Salafi dalam Pemilu Mesir Dapat Lampu Hijau

image Setelah ulama Salafi Mesir Syaikh Muhammad Hassan mengatakan bahwa gerakan Salafi dan Ikhwanul Muslimin dapat membentuk…


17 Mei 2012 | 13:53 wib
Kabar Internasional

Mau Dirikan Parpol, Salafi Yaman Siap Saling Melengkapi dengan Ikhwan

image Salah seorang tokoh komunitas Salafi Yaman, Dr. Aqil Al Miqthari, menegaskan bahwa pihaknya akan mendirikan partai politik,…


17 Mei 2012 | 08:27 wib
Pilgub DKI Jakarta

Joko Widodo Kerahkan Seribu Orang Jawa Dukung HNW

image INILAH.COM, Jakarta - Dukungan terhadap pasangan Hidayat Nur Wahid (HNW)-Didik J Rachbini (DJR) digulirkan Joko Widodo.…

© 2011 PKS JATENG ONLINE