REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Jelang penyelesaian RUU Pemilu untuk metode perhitungan suara menjadi kursi pada pemilu 2014, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusulkan penggunaan metode divisor varian saintelaque/webster. Dengan metode ini, berarti menghilangkan adanya Bilangan Pembagi Pemilih (BPP).
Metode Divisor dinilai lebih menawarkan keadilan bagi semua pihak karena hasil suara lebih dihargai. "Kami menginginkan pemilu ini berlangsung adil dari proses sampai hasilnya," ucap Anggota Pansus RUU Pemilu, Agus Purnomo, dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) DPW PKS Jateng di Hotel Ibis Semarang, Ahad (18/12).
Dirinya mencontohkan, pada 2009 yang menggunakan metode quota share cenderung merugikan partai besar. Pada sistem Pemilu kemarin, kata Agus, partai yang memeroleh 230 ribu suara akan berpeluang mempunyai kursi yang sama dengan partai yang memperoleh 31 ribu suara dengan BPP 200 ribu.
Agus menjelaskan, partai yang mendapatkan 230 ribu, suara akan mendapatkan satu kursi penuh dengan sisa suara 30 ribu. Selanjutnya, dalam pembagian kursi sisa, partai tersebut akan kalah dengan partai yang dapat 31 ribu suara. Artinya partai yang mendapatkan 230 ribu suara perolehan kursinya sama dengan 31 ribu, atau sama-sama mendapat satu kursi.
"Jika menggunakan divisor saintelaque modifikasi dengan bilangan pembagi 1,4,3,5,7,9, akan membawa keadilan bagi partai besar, partai menengah, dan partai kecil," ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik DPP PKS ini. Qommarria Rostanti
Sumber: Republika Online
( qomarria rostanti )
KUDUS - Meski rata-rata berusia diatas 40 tahun, sebanyak 194 kader PKS se-Jawa tengah antusias mengikut Mukhoyyam Pandu…
Ikuti... Jalan Sehat SEJAHTERA yang diadakan DPD PKS Sukoharjo yang insyallah akan diadakan pada : Ahad, 27 Mei 2012 | Alun-alun…
Setelah ulama Salafi Mesir Syaikh Muhammad Hassan mengatakan bahwa gerakan Salafi dan Ikhwanul Muslimin dapat membentuk…
Salah seorang tokoh komunitas Salafi Yaman, Dr. Aqil Al Miqthari, menegaskan bahwa pihaknya akan mendirikan partai politik,…
INILAH.COM, Jakarta - Dukungan terhadap pasangan Hidayat Nur Wahid (HNW)-Didik J Rachbini (DJR) digulirkan Joko Widodo.…