SEMARANG: Kegaduhan politik pasca reshuffle tidak membuat kader PKS di daerah terbawa arus. Secara umum kondisi kader khususnya di Jateng adem ayem dan tetap solid.
“Mungkin ada kader yang kecewa karena mentri asal PKS ada yang dicopot kemudian menyuarakan oposisi. Namun tidak ada respon yang berlebihan. Semua tetap solid mendukung kebijakan DPP untuk koalisi,” tandas Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPW PKS Jateng Hadi Santoso (30) ketika dihubungi PKS Jateng Online di Semarang, Selasa (1/11).
Para kader PKS di daerah, lanjut Hadi, diberi kesempatan untuk menyalurkan aspirasi terkait kebijakan strategis partai melalui perwakilan mereka di majelis syuro. Termasuk kelanjutan koalisi ini nanti akan dibahas perkembangannya di forum tersebut. “Karena sampai saat ini keputusannya belum berubah, yakni tetap koalisi, maka kader di Jateng akan terus mengawal kebijakan tersebut,” ujar pria kelahiran Wonogiri ini.
Bagi PKS pilihan koalisi atau oposisi bukanlah masalah besar. “Apapun keputusan majelis syuro nanti, koalisi atau oposisi, kader PKS tetap solid bekerja untuk Indonesia,” pungkas Hadi.
( PKS Jateng Online )
KUDUS - Meski rata-rata berusia diatas 40 tahun, sebanyak 194 kader PKS se-Jawa tengah antusias mengikut Mukhoyyam Pandu…
Ikuti... Jalan Sehat SEJAHTERA yang diadakan DPD PKS Sukoharjo yang insyallah akan diadakan pada : Ahad, 27 Mei 2012 | Alun-alun…
Setelah ulama Salafi Mesir Syaikh Muhammad Hassan mengatakan bahwa gerakan Salafi dan Ikhwanul Muslimin dapat membentuk…
Salah seorang tokoh komunitas Salafi Yaman, Dr. Aqil Al Miqthari, menegaskan bahwa pihaknya akan mendirikan partai politik,…
INILAH.COM, Jakarta - Dukungan terhadap pasangan Hidayat Nur Wahid (HNW)-Didik J Rachbini (DJR) digulirkan Joko Widodo.…