1 - Meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan integritas kader.
2 - Meningkatkan jumlah kader inti dan kader pendukung secara signifikan.
3 - Meningkatkan efektivitas sistem manajemen pembinaan kader.
4 - Tersebarnya kader secara proporsional sesuai segmen, tingkatan sosial dan kawasan geografis sesuai dengan tingkat urgensi dan peran dalam tuntutan mihwar dakwah.
5 - Meningkatkan kesehatan dan kebugaran kader.
6 - Meningkatkan kemandirian dan jiwa kewirausahaan melalui upaya pemberdayaan ekonomi kader.
7 - Meningkatkan kekokohan keluarga dan pembinaan anak kader sebagai basis dakwah.
8 - Meningkatkan dukungan struktur terhadap peran dakwah kader akhawat.
9 - Meningkatkan leverage kepemimpinan tokoh partai dakwah di tingkat nasional, regional dan internasional di berbagai sektor strategis.
( PKS Jateng )
KUDUS - Meski rata-rata berusia diatas 40 tahun, sebanyak 194 kader PKS se-Jawa tengah antusias mengikut Mukhoyyam Pandu…
Ikuti... Jalan Sehat SEJAHTERA yang diadakan DPD PKS Sukoharjo yang insyallah akan diadakan pada : Ahad, 27 Mei 2012 | Alun-alun…
Setelah ulama Salafi Mesir Syaikh Muhammad Hassan mengatakan bahwa gerakan Salafi dan Ikhwanul Muslimin dapat membentuk…
Salah seorang tokoh komunitas Salafi Yaman, Dr. Aqil Al Miqthari, menegaskan bahwa pihaknya akan mendirikan partai politik,…
INILAH.COM, Jakarta - Dukungan terhadap pasangan Hidayat Nur Wahid (HNW)-Didik J Rachbini (DJR) digulirkan Joko Widodo.…