Bismillah..
Rasulullah SAW bersabda, "Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah(HR.Muslim)
Ada sebuah kata-kata bijak; "Wanita adalah tiang negara, apabila baik wanitanya maka baiklah negara dan apabila rusak wanitanya maka rusaklah negara"
Kata-kata bijak tersebut memberikan gambaran kepada kita betapa kuatnya peran seorang wanita sampai-sampai keadaannya menentukan keadaan sebuat negara. Wanita adalah salah satu pilar penegak ummat yang perannya sedemikian besar bagi "hitam putih"nya peradaban manusia.
Ustadz Anis Matta juga pernah berkata,"dibelakang laki-laki yang hebat, pasti ada seorang wanita yang hebat pula". Maksudnya, seorang laki-laki menjadi sukses salah satunya karena ada wanita (istri) yang menjadi inspirasi dan pemompa semangat mereka.
Dibelakang Rasulullah ada ibunda Khadijah dan dibelakang Alexander Agung ada Cleopatra.
Adalah merupakan nikmat dan anugerah terindah ketika Allah mentakdirkan kita sebagai salah satu dari wanita. Dan menjadi sempurnalah nikmat itu manakala kita menjadi wanita shalihat yang bergabung dengan da'wah ini untuk mencetak sejarah, menjadi inspirasi bagi pencetak sejarah atau melahirkan generasi pencetak sejarah.
Alhamdulillah, perjalanan da'wah dari tahun ke tahun menunjukkan kemajuan yang pesat. Ketika kita memasuki mihwar muassasi (era politik), maka dibutuhkan muslimah yang bisa bermain cantik, sehingga kendaraan "partai" akan mengantarkan kita pada tujuan. Ini membutuhkan perjuangan yang berat, dimana kita harus mampu mengoptimalkan dan menyeimbangkan peran-peran itu menjadi harmoni. Dalam kenyataannya, ketika kita berupaya optimal dalam satu peran, maka kadang ada peran yang terkorbankan. Akhwat aktifis da'wah tapi rumahnya berantakan, anak tidak terurus atau sebaliknya akhwat yang sukses dalam keluarga tapi gak sempat berdakwah.
Tulisan ini terbagi dalam dua seri, sebagai refleksi penulis yang masih tertatih dalam menata diri untuk mengoptimalkan perannya sebagai hamba Allah, sebagai ibu dan istri dalam keluarga dan sebagai bagian dari masyarakat.
Sebagai HAMBA ALLAH SWT , perempuan (muslimah) mendapat tugas yang sama dengan muslim yaitu beribadah kepada Allah (QS Adz Dzariyat:56) . Karakter seorang muslimah adalah yang cerdas, kaya ilmu dan hikmah, berakhlaq mulia, rajin beribadah, berpenampilan rapi, disiplin, teratur, cekatan, sopan dan bermanfaat bagi sekitarnya.
Untuk mencapai karakter dan citra dirinya, tak ada pilihan lain kecuali dengan Pembinaan Diri (TARBIYAH). Tarbiyah dalam rangka mencapai derajat hamba yang terbaik meliputi :
a. Tarbiyah Tandzimiyah
Pembinaan yang terstruktur dimana ada seorang pembimbing ( murobbi ) yang mendampingi beberapa orang yang dibimbing (mutarobbi) secara berkesinambungan dengan program-program yang terencana untuk mencapai tujuan, seperti tilawah 1 juz perhari, qiyamullail 3 x sepekan, OR, shalat jamaah, rawatib dll. Sarana seperti mabit, kepanitiaan juga akan melatih muslimah dalam leader ship dan amal jama'i. Hendaknya tarbiyah ini menjadi waktu yang asasi bagi muslimah
b. Tarbiyah Dzatiyah
Pembinaan yang dilakukan secara mandiri oleh muslimah untuk mendukung keberhasilan tarbiyah tandzimiyah dan menjadi sangat dibutuhkan manakala tarbiyah tandzimiyah terhambat. Beberapa bentuk tarbiyah dzatiyah adalah menghadiri majelis ilmu, membuat jadual membaca untuk meningkatkan tsaqofah, mengikuti pelatihan dan seminar, merapikan catatan dan terbiasa melakukan kegiatan terjadual dan membuat perpustakaan pribadi.
Apabila dengan mujahadah (kesungguhan) keduanya kita jalani dengan sepenuh hati dan penghayatan, maka insya Allah jalan-jalan itu akan terbuka seperti janji Allah, " dan barang siapa yang berjihad di jalan Kami, sungguh benar-benar Kami akan menunjukkan jalan-jalan Kami (Al Ankabut:69)
Wallahu'alam bish shawwab
Maraji' :1) Cahyadi & Ida, Menjadi Murobbi Sukses. 2) Abu Izzudin, Menuju Muslimah Kaffah
Sumber: http://umuazzam.multiply.com
( Arie Widiana, Ketua Bidang Perempuan DPD PKS Kudus )
KUDUS - Meski rata-rata berusia diatas 40 tahun, sebanyak 194 kader PKS se-Jawa tengah antusias mengikut Mukhoyyam Pandu…
Ikuti... Jalan Sehat SEJAHTERA yang diadakan DPD PKS Sukoharjo yang insyallah akan diadakan pada : Ahad, 27 Mei 2012 | Alun-alun…
Setelah ulama Salafi Mesir Syaikh Muhammad Hassan mengatakan bahwa gerakan Salafi dan Ikhwanul Muslimin dapat membentuk…
Salah seorang tokoh komunitas Salafi Yaman, Dr. Aqil Al Miqthari, menegaskan bahwa pihaknya akan mendirikan partai politik,…
INILAH.COM, Jakarta - Dukungan terhadap pasangan Hidayat Nur Wahid (HNW)-Didik J Rachbini (DJR) digulirkan Joko Widodo.…